📚 Glosarium Baking A–Z
Selamat datang di halaman Glosarium Baking!
Baking tidak hanya soal mencampur bahan, tapi juga memahami istilah yang digunakan dalam resep dan prosesnya. Halaman ini dibuat untuk membantu kamu mengenal istilah-istilah penting dalam dunia baking agar lebih percaya diri saat di dapur!
🔤 A
All-Purpose Flour: Tepung serbaguna (protein sedang), bisa digunakan untuk cake, kue kering, dan pancake.
Autolyse: Proses merendam tepung dan air sebelum dicampur ragi — biasanya dalam pembuatan roti artisan.
🔤 B
Bain-Marie / Water Bath: Teknik memanggang dengan loyang yang diletakkan di atas loyang lain berisi air (untuk cheesecake, puding).
Baking Powder: Bahan pengembang yang aktif saat terkena cairan dan panas.
Baking Soda: Bahan pengembang yang aktif saat bercampur dengan bahan asam (yogurt, lemon, cuka).
Beat / Beating: Mengocok bahan secara cepat untuk menggabungkan atau mengembangkan adonan.
Butter: Lemak dari susu hewani, memberikan rasa gurih dan aroma khas.
🔤 C
Chiffon Cake: Kue bertekstur ringan dengan teknik pengocokan putih telur terpisah.
Creaming: Mengocok mentega dan gula hingga mengembang dan pucat. Dasar dari banyak resep kue.
Crumb: Tekstur bagian dalam kue atau roti. Crumb yang bagus berarti kue mengembang dengan merata.
🔤 D
DCC (Dark Cooking Chocolate): Cokelat pekat yang biasa digunakan untuk baking dan meleleh.
Dusting: Menaburi adonan atau loyang dengan tepung atau gula halus.
Double Boiler: Teknik melelehkan bahan di atas uap air panas (biasanya untuk cokelat atau butter).
🔤 E
Egg Wash: Campuran telur (kadang dicampur susu/air) yang dioleskan di atas adonan sebelum dipanggang agar mengilap.
Emulsifier: Bahan tambahan (seperti SP, TBM) yang membantu mencampurkan air dan minyak dalam adonan.
🔤 F
Folding: Teknik mencampur adonan dengan gerakan melipat perlahan agar udara tidak keluar.
Fermentasi: Proses mengembangkan adonan menggunakan ragi (biasanya untuk roti).
Flour: Tepung, bisa berupa terigu (gandum), almond, tapioka, dll.
🔤 G
Ganache: Campuran cokelat dan krim yang digunakan untuk glaze, filling, atau frosting.
Gluten: Protein dalam tepung terigu yang memberi struktur dan kekenyalan.
Grease: Mengolesi permukaan loyang dengan minyak atau mentega agar tidak lengket.
🔤 H
Hand Mixer: Alat pengocok listrik genggam untuk mencampur adonan.
Homogenize: Proses menyatukan dua bahan berbeda hingga menyatu sempurna.
Honeycomb: Tekstur berpori di dalam roti/kue yang dihasilkan dari proses fermentasi yang baik.
🔤 I
Icing Sugar: Gula halus, biasa digunakan untuk dekorasi atau membuat frosting.
Incorporate: Proses menyatukan bahan dengan hati-hati agar hasil tetap ringan dan rata.
🔤 J
Jam-Filled: Kue atau biskuit yang diisi dengan selai di tengahnya.
Jelly Roll: Cake tipis yang digulung dengan isian krim atau selai (seperti bolu gulung).
🔤 K
Kneading: Menguleni adonan, biasanya roti, untuk mengembangkan gluten.
Kosher Salt: Garam kasar tanpa yodium, sering digunakan dalam baking.
🔤 L
Laminating: Teknik melipat adonan berulang kali dengan mentega (croissant, puff pastry).
Loaf Pan: Loyang berbentuk persegi panjang untuk membuat roti.
🔤 M
Margarine: Lemak padat dari minyak nabati, alternatif butter.
Meringue: Campuran putih telur dan gula yang dikocok hingga kaku (soft/firm/stiff peaks).
Mixing Bowl: Mangkuk besar untuk mencampur adonan.
🔤 N
No-Bake: Resep yang tidak memerlukan oven, cukup didinginkan atau dibekukan.
🔤 O
Oven Proof: Bahan atau wadah yang aman digunakan di dalam oven.
Overmixing: Terlalu lama mengaduk adonan hingga hasil kue jadi keras/padat.
🔤 P
Parchment Paper: Kertas roti tahan panas untuk alas loyang.
Proofing: Tahap mengistirahatkan adonan roti agar mengembang sebelum dipanggang.
Piping Bag: Plastik segitiga untuk menyemprot adonan atau krim (dekorasi).
🔤 Q
Quick Bread: Roti cepat saji tanpa ragi, biasanya pakai baking powder/soda.
🔤 R
Resting Time: Waktu istirahat adonan untuk hasil maksimal (sebelum atau sesudah dibentuk).
Rolling Pin: Alat untuk memipihkan adonan.
🔤 S
Sifting: Mengayak bahan kering seperti tepung atau gula untuk menghilangkan gumpalan.
Soft Peaks: Tahap meringue yang masih lembut saat diangkat.
Stiff Peaks: Tahap meringue yang kaku dan tidak jatuh saat dibalik.
🔤 T
Tart Pan: Loyang khusus tart yang biasanya punya dasar lepas.
Tempering Chocolate: Teknik melelehkan dan mendinginkan cokelat agar mengilap dan tidak mudah leleh.
Topping: Hiasan di atas kue (buah, glaze, sprinkle, dll).
🔤 U
Underbake: Kue atau roti yang belum cukup matang (teksturnya masih basah atau mentah).
Unbleached Flour: Tepung yang tidak diputihkan secara kimia lebih alami.
🔤 V
Vanilla Extract: Cairan rasa vanila alami, digunakan untuk memberi aroma pada kue.
Volume: Ukuran adonan atau hasil baking yang mengembang sempurna.
🔤 W
Whisk: Alat kawat untuk mengocok bahan (telur, krim, dll).
Whipping Cream: Krim yang bisa dikocok hingga kaku, digunakan untuk topping/filling.
Wire Rack: Rak pendingin untuk menaruh kue setelah dipanggang.
🔤 Y
Yeast (Ragi): Mikroorganisme yang membuat adonan roti mengembang.
Yolk: Kuning telur memberi warna dan kelembapan dalam adonan.
🔤 Z
Zesting: Mengambil kulit luar buah (lemon, jeruk) untuk aroma.
Zebra Cake: Cake dengan pola belang-belang seperti zebra.
✨ Kenapa Glosarium Ini Penting?
0 Komentar